Dibumi yang terhampar luas,
Aku kelihatan begitu kerdil,
Tubuhku tak seteguh pohon jati yang berakar tunjang
Tak sekukuh dan semegah gunung nan tinggi,
Tak seperti mekar melati yang harum mewangi,
Rejaman angin ribut tak mampu ku tepis,
Terjahan hujan taufan yang mencurah tak dapat ku tangkis,
Cengkaman terik mentari terus membengis,
Namun perjuangan hidupku tak pernah goyah,
Aku percaya,
Angin ribut yang membuas,
Hujan taufan yang mengganas,
Terikan mentari yag mencengkam,
Tak boleh merobek semangatku,
Tak terdaya menghambat pertumbuhanku,
Tak bisa menghalang membiak melata ke serata penjuru,
Aku yakin,
Buas angin taufan sekadar menyapu debuan di bahuku
Hujan ribut umpama menabur baja khasiat kepadaku,
Terik cengkam mentari hanyalah bagai sajian hidanga makanan,
Aku sedar,
Ribut taufan sekadar menambah tumbuh kental jiwaku,
Terikan mentari bagaikan memberi nafas baru,
DAN KINI, SEMANGAT RERUMPUT MENJADI PEGANGAN HIDUPKU..

2 comments:
korang dorang memg suke mnulis ek..syabas aa
hehe..ak x suke sggt..ak suke besembang n mengarut..
Post a Comment